
Sang Penunda sedang berusaha memeras otaknya, mencari ide untuk menambah jumlah halaman
Tiga minggu belakangan ini, blog ini agak terabaikan. Terima kasih kepada beberapa kawan yang dengan manisnya telah mengirim pesan khusus, menanyakan kapan tulisan baru akan muncul, termasuk yang protes karena blog bahasa Jepang melulu yang di-update. Mohon maaf, mulai hari ini blog ini akan terurus dengan baik lagi.
Asal perkaranya adalah sebuah proyek uji coba, menyelesaikan sebuah naskah non-fiksi sebanyak 70 halaman dalam 3 minggu, dalam bahasa Jepang. Bagi mereka yang tekun dan telaten, tentu ini bukan masalah besar. Tapi bagi saya, target bikinan sendiri ini alhasil membuat saya sempoyongan, kalang kabut membagi waktu antara kerja, kegiatan organisasi, urusan pribadi, dan proyek uji coba.
Proyek ini proyek tak pasti, artinya tak jelas naskahnya akan bernasib bagaimana. Bukan naskah kerja, jadi tak ada tekanan dari pihak atasan atau klien. Bukan pula naskah pesanan penerbit, jadi sesuka-suka saya saja. Namun, karena proyek uji coba pribadi, seperti yang sudah bisa Anda bayangkan, tak ada tekanan berarti makin bahaya untuk kategori pemalas, penunda-nunda pekerjaan seperti saya.
Read the rest of this entry »